Dalam beberapa hari kedepan akan ada saham sektor CPO . PT Pradiksi Gunatama Tbk akan mengisi emiten yang melakukan IPO di tahun 2020 ini . PT Pradiksi Gunatama nantinya akan menggunakan Kode sandi emiten adalah PGUN . Saham sektor CPO ini akan mengisi pasar saham indonesia.

Pada debut IPO kali ini PGUN merangkul Sekrutias Investindo Nusantara Sekuritas Sebagai underwriternya. Lalu ada Panin Sekuritas & Panca Global Sekuritas sebagai Penjamin emisi Efek.

Sebelum lebih jauh membahas mengenai Perospek & Peluang Pradiksi Gunatama setelah IPO mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan perusahaan Perkebunan Sawit ini .

CPO Belum Stabil , Bagaiamana Pradiksi ?

Mungkin cpo masih menjadi salah satu sektor yang belum terlalu bergeliat dibanding Mining dan sektor unggulan lainnya. CPO sendiri merupakan salah satu bahan mentah yang bisa di olah menjadi beberapa produk. Minyak Goreng mungkin menjadi salah satu produk yang sering kita gunakan .

dari data yang kami dapatkan Produk turunan CPO teradapat 6 jenis menurut IDN times. Namun komposisi yang digunakan tidak sebanyak minyak dkk. Lalu siapakah sebenarnya Pradiski ?

PT Pradiksi Gunatama Tbk ( PGUN ) merupakah salah satu perusahaan produsen kelapa sawit. Perkebunan perseroan berada di Provinsi Kalimantan Timur . Luas lahan yang digarab sebesar 22,560 Ha . Dengan proporsi tanah yang sudah bisa menghasilkan CPO sebesar 11,669 Ha ( 51,66% ). Lalu sisa tanaman yang belum berproduksi adalah 1,200 Ha ( 5,31% ). Dan Lahan yang tidak bisa di tanami seluas 3,735 ( 16,49% ).

PT Pradiksi Gunatama Tbk berdasarkan Prospektus yang di keluarkan memiliki kantor pusat di Equity Tower Building Lt 47 SCBD. Dan kantor operasional mereka ada di Jl. Negara Km. 44, Kec. Batu Engau. Kab. Paser.Prov. Kalimantan Timur.

setelah IPO nanti Komposisi saham di pegang oleh PT Citra Agro Raya ( 41% ) , PT Araya Agro Raya ( 41% ) dan Masyarakat ( 18% ).

Pada debut IPO kali ini Pradiksi menggunakan Dana IPOnya untuk pembangunan Infrastruktur & Biaya Operasional . Dengan Alokasi 40% Infrastruktur dan 60% untuk Biaya Operasional perusahaan.

CPO Kurang Lirikan , Prospek Nya Masih OK ?

Setelah kita berkenalan dengan Pradiksi , belum afdol jika kita tidak membaca Outlook market mengenai CPO ini . Mungkin kami akan melakukan Flashback sedikit mengenai siapa saja yang sudah berada di Sektor CPO ini .

Berdasarkan data yang ada di IDN Finansial, Setidaknya ada 19 saham sektor Agri Sub Sektor Plantation. Jika PGUN masuk berarti akan ada 20 Saham di sektor ini . CPO merupakan produk unggulan yang di miliki Indonesia selain batubara dan hasil alam lainnya .

Indonesia menjadi negara dengan penghasil CPO terbesar di Dunia . Salah satu faktor banyaknya perusahaan CPO adalah Lahan yang ada masih sangat besar sehingga masih menarik bagi perusahaan – Perusahaan agriculture .

Kembali dengan permasalahan Biodiesel masih menjadi penggerak utama permintaan minyak di dalam negeri. Adanya program produksi B100 menjadi faktor penggerak CPO di kemudian hari . Berdasarkan Analisa DBS Asia Bahwa demmand program biodiesel bisa memberikan efek kestabilan harga CPO dalam jangka panjang. mereka memprediksi pertumuhan CPO berada di 5,7 CAGR sampai 2021F.

Bagaimana Prospek Pradiksi ?

Berdasarkan Prospektus yang kami dapatkan , posisi keuangan perusahaan dengan rasio – rasio Fundamental. Posisi Hutang perusahaan berada 1,6x dari modal yang setor penuh . Serta posisi Price Book Value berada di angka 1,04x .

Berdasarkan Laporan Keuangan yang sudah di Upload Oleh RTI , Pradiksi mengalami rugi bersih sebesar (Rp 21,745 M ) . dengan posisi Kas yang dipegang berdasarkan Laporan keuangan Audit 2019 adalah 69,789 M .

mengulas kembali prospek CPO yang masih belum adanya katalis yang super positif. Ditambah Malaysia & Indonesia bersama – sama melakukan Gugatan terhadap Eropa atas sengketa CPO. Apabila gugatan ini bisa di menangkan oleh Indonesia & Malaysia maka permintaan CPO bisa kembali seperti semula menurut kami .

Faktor – Faktor Perubahan harga CPO sangat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Disamping faktor perubahan cuaca yang ada di Indonesia khususnya di wilayah Kalimantan . Berdasarkan faktor – faktor diatas kami memberikan rating NETRAL untuk saham PGUN.

Untuk pertimbangan investasi terus perhatikan faktor – faktor yang mempengaruhi perusahana berdasarkan keterangan perospektus yang ada. Selain itu pertumbuhan & kebijakan – kebijakan pemerintah . Faktor tata kelola perusahaan juga harus diperhatikan terutama efisiensi – efisiensi yang dilakukan perusahana . Apabila berbuah positif maka bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk memilih saham PGUN .

Ahirkata Salam Cuan bagi anda yang memih saham PGUN untuk portofolio Investasi . Dan ingat Disclaimer dalam artikel ini .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.