Kabar naiknya Brazil ke meja WTO ( World Trade Organization ) . Menjadi sebuah kabar yang harus di pertimbangkan . Karena pasokan ayam dalam negeri yang sudah banyak bisa berakibat buruk apabila Pasokan ditambah kembali. Saat ini ada banyak perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ada di Indonesia .

Di indonesia setidaknya ada 10 Perusahaan besar yang bergerak di bidang peternakan dan suplai makanan ternak. Salah satunya Adalah PT Japfa Comfeed Indonesia , PT Charoen Pokphand Indonesia , PT Malindo Feedemill , PT Cipendawa Farm Enterprise , PT Wonokoyo Jaya Corporindo dan masih banyak lagi . 

Berdasarkan data statistik dari BPS . tingkat konsumsi daging ayam ras dan ayam kampung memang mengalami peningkatan . Dari data 2017 tingkat konsumsi ayam ras berada di 5,68 Kg / Tahun dan Ayam kampung berada di 0,78 Kg/tahun. Memang data yang di hadirkan adalah data yang cukup lama . Namun setidaknya ada gambaran bahwa peningkatan konsumsi daging ayam memang benar adanya.

Pada tahun 2018 kemendag mengatakan bahwa pasokan daging ayam sudah mengalami surplus. Pada 2018 jumlah produksi ayam ras berada di level 2.144.013 ( data BPS ). Apabila kebutuhan daging ayam dalam negeri akan mengalami pasokan bisa berpengaruh signifikan terhadap harga .

PT Charoen Pokphand Indonesia pada kuartal 1 . mengalami penururnan kinerja pendapatan di bandingkan tahun sebelumnya . PT Japfa Comfeed Indonesia Mengalami penurunan kinerja pendapatan di bandingkan tahun sebelumnya . Apabila harga ayam masih terus berada di level terendah maka bisa berpotensi mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan terkait pada kuartal kedua ini .

Selain dari pasokan dalam negeri yang sudah mulai mengalami surplus . Apabila Brazil jadi mengekspor daging dan memenangkan gugatan di WTO . Pelaku bisnis ayam di indonesia wajib waspada . Karena harga bisa semakin turun dikarenakan adanya indikasi kelebihan pasokan .

Namun dengan semakin banyaknya perternakan ayam . Ini juga menjadi salah satu peluang bagi produsen pakan ternak untuk mendulang untung . Setidaknya dari ketiga perusahaan Tbk ini memiliki lini bisnis pakan ternak . Berdasarkan pengalaman – pengalaman yang ada . Harga pakan ayam cenderung lebih stabil dikarenakan bahan baku yang ketersediaan masih terjaga .

Komposisi utama dalam pembuatan pakan ternak tersebut adalah jagung . Dimana siklus panen raya jagung di indonesia akan lebih banyak di musim kemarau . Dimana kebanyakan petani di indonesia akan menanam tanaman yang tidak banyak membutuhkan air . Dan Siklus mahalnya jagung biasanya akan berada di saat musim hujan .

Dikarenakan petani akan lebih memilih menananm Padi . Daripada menananm jagung . dari sini kami berkesimpulan bahwa . Apabila Brazil bisa memasuki pasar ayam indonesia , Kemungkinan pasokan akan semakin banyak dan harga bisa susah untuk naik . Namun apabila tidak maka penurunan harga ayam ini hanya bersifat sementara . Dikarenakan penghabisan Stock ayam yang di simpan saat puasa kemarin . Namun jika semua stock sudah habis harga ayam bisa berpotensi untuk kembali ke harga normal. 

Semoga artikel ini bisa berguna untuk teman – teman semua . Untuk sekarang Kami masih mencermati perkembangan mengenai Pasar daging ayam ini . Saran untuk perusahaan ayam yang listing di bursa efek adalah BUY . Mengingat JPFA , CPIN , MAIN sudah berada di level terendahnya selama beberapa waktu ini .

Disclaimer On , kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan teman - 
Artikel ini hanya bersifat Opini kami dan tidak ada tujuan apapun di baliknya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.