hai sobat teman saham . Apakah kalian sudah punya tata cara tips & Trik untuk melakukan nabung saham. Nah disini Teman saham sebagai media pembelajaran saham akan membagikan mengenai tips & trik nabung saham. Nah belakangan ini banyak sekali investor baru yang ingin berinvestasi di dunia saham. Namun mereka tak banyak ingin ribet untuk memilih saham yang dijadikan asetnya.

Sebelum kita lanjut mengenai investasi saham jangka panjang. Sebenarnya apakah kawan  – kawan sudah memahami secara benar mekanis me untuk nabung saham ? karena untuk sukses nabung saham adalah kejelian kita untuk memilih sebuah instrumen saham. Dimana nabung saham artinya kita berinvestasi atau menanamkan modal terhadap suatu bisnis perusahaan . Yang pada ahirnya nanti kita sebagai penanam modal akan mendapatkan capital gain. Lalu bagaimana kita mendapatkan keuntungan yang besar di saham ?.

Nah disini keuntungan seorang investor di pasar modal indonesia adalah jika sahamnya di transaksi kan di bursa maka ada 2 yaitu :

  1. Capital Gain : Keuntungan Selisih harga beli dengan harga penjualan saham di bursa
  2. Deviden : Keuntungan pembagian profit perusahaan

lalu bagaimana dengan investor yang sahamnya tidak di transaksi kan di bursa seperti saham PT Phapros Tbk dimana perusahaan ini listing namun mereka tidak mentransaksikan saham mereka di sistem bursa efek indonesia. Lalu dimana sih keuntungan si investornya ini ? . jika seperti ini otomatis saham PT Phapros tidak bisa memiliki perubahan nominal harga saham . Otomatis si investor hanya mendapatkan pembagian keuntungan yang di dapatkan dari perusahaan.

Nah jadi kesimpulannya keuntungan seorang investor saham adalah Deviden dari perusahaan yang di beli sahamnya. Lalu bagaimana kita menentukan instrumen nabung saham ? . Karena ini menjadi banyak sekali pertanyaan yang di ajukan oleh teman – teman.

pertama yang harus di tanamkan dalam pemikiran kita adalah Nabung saham memiliki resiko yang lebih besar dari instrumen investasi lainnya . Kenapa bisa begitu ? padahal return yang kita dapatkan besar sekali dari instrumen yang lainnya. Karena di bursa saham adalah mengikuti dengan keadaan ekonomi yang ada. Apablia keadaan ekonomi sedang tidak bagus dan kinerja perseroan mengalami kemunduran maka disinilah titik kritis kegiatan investasi kita. Karena bisa jadi harga saham tersebut mengalami penurunan & kinerja keuangan terganggu maka bisa di pastikan perusahaan akan mengurungkan pembagian deviden.




Jika seperti itu apakah kegiatan nabung saham kita akan gagal ? tentu tidak karena jika teman – teman memilih perusahaan yang bagus maka investasi kalian tidak akan gagal. bagaimana dengan pemula ? dan orang yang tidak mengerti masalah ekonomi , apakah bisa ikut investasi saham ? jujur saya sebagai CEO & Founder teman saham adalah seorang kalangan masyarakat teknik yang tidak tau menau mengenai dunia ekonomi. Namun jika semua di dasari oleh kemauan pastilah kawan – kawan bisa melewati hal ini .

Jika di definisikan secara gampang , investasi saham adalah sama halnya seperti kita melakukan menabung di dalam celengan ayam. Namun yang membedakan adalah jika kita investasi di saham kita tidak bisa menarik dana kita sewaktu – waktu. dimana kita harus memilewati beberapa tahap sebelum mencairkan dana kita.

Memang keuntungan yang di berikan saat berinvestasi saham sangat besar. dimana dari pengalaman yang saya dapat investasi di saham bisa mendatangkan return sampai dengan 3000%. Jika tidak percaya silahkan cek saham dengan kode TCPI . mm saya pusing bro baca terus bisa langsung ke inti ? 😀

Oke berhubung kami baik dan tidak sombong maka dari itu kita menuju ke topik artikel ini .

Setelah banyak berkata – kata di atas tadi kami ingin sedikit masuk kedalam topik pembahasan. Nabung Saham menurut kata – kata kami diatas sama seperti menabung . Namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi kegiatan nabung saham kita :

A. Faktor yang mempengaruhi Investasi

Layakanya kita investasi uang kita di beberapa sektor pasti ada yang mempengaruhi untuk kegiatan investasi kita. Apalagi di dunia saham banyak sekali faktor yang mempengaruhi. Dimana kita membeli saham otomatis kita menjadi pemilik bisnis perusahaan tersebut.

Dimana Faktor yang mempengaruhi kegiatan investasia adalah yang utama EKONOMI . Karena ekonomi menjadi titik utama pergerakan sebuah perusahaan . Apabila ekonomi di rundung masalah maka pasti banyak investor yang mulai bersiap – siap untuk menerima hal buruknya . apabila masalh ekonomi memanas otomatis banyak faktor yang berimbas. Untuk di perusahaan sendiri yang terkena imbas adalah penjualan perusahaan dan sisi keuangan perusahaan. Lalu setelah Ekonomi apakah ada faktor lain ? . Faktor yang kedua versi kami adalah faktor internal perusahaan & faktor siklus trend di indonesia. Apabila ada rumor atau berita dari dalam perusahaan bisanya akan berimbas juga terhadap sahamnya. Contohnya kasus Korupsi Meikarta yang mengakibatkan saham LPCK mengalami penurunan.

B. Faktor Yang mempengaruhi naik & turunnya harga saham

Sebelumnya apakah teman – teman semua tau jika harga saham sebenarnya tidak bisa secara murni naik dengan sendirinya ?. Lalu bagaimana ? . Sebuah saham akan berjalan naik apabila ada Berita yang menguntungkan akan bisnis perusahaan . Fundamental perusahaan yang bagus dan Proyeksi kinerja yang dinilai plus bagi investor.

 

Setelah kita mengenal dari faktor – faktor yang mempengaruhi , selanjutnya kita akan bergerak menuju ke Tips & Trik kaya dengan nabung saham.

yupss , mungkin dalam fase ini masih banyak yang keliru untuk memilih saham apa yang cocok untuk kita tabung. Karena memilih saham untuk di tabung bukan sekedar di lihat dari harganya saja. Atau hanya memilih dari EPS , DER dan Net profit perusahaan . Jika kita hanya memilih instrumen saham hanya dari IR ( investor report ) bisa saja kalian akan tertipu. Karena aktivitas keuangan perusahaan sejatinya berada di laporan keuangan.

Jika Net Profit perusahaan memiliki peningkatan setiap tahun kita jangan terlalu percaya . Why ? karena Net Profit tersebut bisa jadi datang dari kagiatan penjualan atau pengambilan hutang terhadap bank. so wajib hukumnya untuk kita semua memahami laporan keuangan terlebih dahulu. Yang tujuannya untuk terhindar dari kegagalan kegagalan investasi.




Lalu bagaimana seharusnya kita memilih instrumen investasi saham ? untuk jangka panjang ? berikut tips dan trik dari kami .

  1. Pilih Bisnisnya

Yang harus kita perhatikan pertama adalah bisnisnya. Karena binsnis menjadi faktor utama pergerakan harga saham & pembagian deviden perusahan tercatatat. Usahakan jangan pilih usaha yang bisnisnya akan ditinggalkan dalam beberapa waktu kedepan atau yang lainnya

2. Lihat Market Capital

Jalan terbaik melihat baik atau tidaknya saham kita adalah market capita. Karena market capital adalah penentu harga saham juga, Jika market capital lebih tinggi dari ekuitas maka harga sahamnya pasti bisa melejit mahal

3. Produk & Brandnya

Jika kita ingin investasi maka kita harus kenali dahulu produk & brandnya apakah produknya ini banyak di cari dan di gunakan . Dan apakan brand yang di usung memiliki nilai jual lebih juga di pasaran ?

4. Perusahaan

Nah pasti kalian bertanya – tanya , kenapa harus perusahaan ? kan kita akan beli sahamnya ? . mengenal perusahaan nya sangat lah penting . Karena jika kita tidak tau akan jajaran – jajaran direksi dan komisaris perusahaan tersebut . Bisa – bisa kita salah memilih perusahaan yang di investasikan . Contohnya AISA , yang kasus internalnya belum ada hasil sampai sekarang. Alhasil sahamnya di Suspen oleh Bursa Efek Indonesia . Dan yang dirugikan adalah investornya .

5. Pahami Ekonomi

Bak seorang murid jika kita tidak paham akan ekonomi , maka bisa dipastikan teman – teman akan salah langkah dalam memilih saham. karena dalam laporan keuangan perusahaan banyak istilah – istilah dan rasio ekonomi yang di gunakan.

6. Pahami Fundamental

Yups analisa Fundamental yang paling di utamakan juga dalam melakukan analisa saham untuk disimpan jangka panjang. Fundamental harus jeli untuk menilainya. Karena di dalam banyak istilah keuangan yang jarang kita temui di kehidupan sehari – hari . Bahkan mungkin yang memahami hanyalah orang – orang yang berilmu ekonomi. Jika kita melihat dari kacamata investor kita sebagai pemula biasanya hanya akan di wajibkan melihat rasio – rasio keuangan seperti EPS , DER , ROE , ROA dkk. Jika anda masih stop disitu berarti main kalian kurang jauh. kalian wajib juga memahami Balance Sheet , Cash Flow Perusahaan & Catatan – catatan investasi yang ada di laporan keuangan.

7. Proyeksi

Proyeksi sebenarnya hukumnya adalah sunnah. Namun jika kalian paham akan proyeksi pasti kalian akan menjadi the winner untuk investasi seperti LKH atau yang lainnya.

 

Yupsss 7 Point di atas kami berikan untuk kawan – kawan supaya nabung sahamnya sukses . Dan ingat jangan ikuti pilihan orang lain . Selalu yakin dari diri sendiri kawan – kawan. Because “The Winner From Yourself” . sekian Tips & Trick Panjang dari kami . Semoga bisa membantu kawan – kawan.



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.