Menemukan saham yang undervalue di bursa saham memang seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Saham undervalue adalah saham yang harga pasarannya jauh di bawah harga buku fundamental perusahaan . Biasanya jika suatu saham yang undervalue banyak di ketahui oleh orang lain pasti saham ini akan terbang .

Emitmen yang masuk kedalam kategori under value adalah TIFA atau bisa di sebut Tifa Finance , PT Tbk. TIFA sendiri merupakan emitmen yang masuk kedalam kategori Finance. TIFA Sendiri merupakan emitmen yang fokus binsins nya dalam pembiyaan atau kredit konvensional dan syariah.

TIFA sendiri merupakan perusahaan leasing yang memberikan pinjaman atau pendanaan terhadap perusahaan. Jika dilihat dari fokus bisnisnya , TIFA sendiri fokus pada pendanaan perusahaan yng bersifat jangka pendek.





The Company was established  in 1989 as Finance Company. The Company provide financing services both Conventional financing and Shariah based financing, with type of Financing : Leasing, Consumer Financing and Factoring.  Currently the Company have 6 network Offices  in Jakarta, Semarang, Surabaya, Balikpapan, Pekanbaru and Makassar  to reach out all over Indonesia.

The Company focus on Conventional and Syariah Leasing, therefore it become the largest portion of the Company’s Portfolio which comprise of more than 94%, the rest are Consumer Financing and Factoring.  The industry financed by the Company are  Construction/Infrastructure, Mining, Plantation, Manufacturing, Trading, Transportation Service and Medical Service.

The Company have been through a long journey in business  with  experiencing  several economic crisis, and succeed to survive and grow for over than 20 years. The Company have been listed in Indonesia Stock Exchange  since 8 July 2011.TIFA sendiri didirikan pada tahun 1989 .

Dilihat dari bisnisnya Bagaimana Kelanjutannya ?

Mengenai bisnis TIFA menurut saya ini sangat menarik sekali. Banyak di bursa perusahaan – perusahaan yang melakukan bisnis Leasing seperti TIFA ini . Namun kinerja mereka tidak secermelang emitmen yang satu ini . BPFI Dan BFIN Contohnya. Mereka adalah perusahaan – perusahaan pembiyaan yang ada di indonesia. dilihat dari segi bisnisnya dan tingkat resikonya. Hanya TIFA bisa di kategorikan sebagai saham aman untuk sektor leasing ini . Kenapa kami bisa bilang aman ? . Dilihat dari fokus bisnis TIFA, mereka melakukan pembiayaan terhadap perusahaan – perusahaan bukan kepada orang pribadi seperti pada umumnya. Sehingga tingkat resiko kerugian perusahaan akan berbeda dengan perusahaan pembiayaan pribadi. Karena resiko pembiyaan lembaga dan non – lembaga sangat lah berbeda. Resiko tunggakan atau kredit macet menjadi resiko terbesar lembaga pembiayaan yang bermain dengan non – lembaga.

Sehingga prospek bisnis TIFA sendiri masih sangat baik untuk kedepan. Ditambah sekarang banyak perusahaan yang mencari kredit usaha dengan bunga rendah atau yang lainnya. Sehingga TIFA Sendiri cocok untuk kita simpan dalam beberapa tahun kedepan.

Fundamental Yang bagus

TIFA Sendiri memiliki kinerja finansial yang bagus. Dari laporan keuangan non audit siklus 6 bulan, mereka mendapatkan perolehan laba hingga 68% an. Sehingga kami melihat kinerja TIFA Sendiri dapat berkembang hampir bisa mengikuti saham Adira Finance yang sudah berharga mahal. mari kita review fundamental saham ini .

Gambar 1 : Fundamental Saham TIFA 6 Months

Di atas merupakan screen shoot analisa saham TIFA. Dilihat dari Fundamental 6Month Q2 2018 Vs Q2 2017 terlihat ada perkembangan pendapatan. Harga buku saham TIFA Sendiri normalnya adalah 315 / share . Sekarang harga saham TIFA Sedang berada di harga 175 . Sedangkan Harga sebenarnya di 300an . Ini sangat menarik . Karena saham ini memiliki kinerja bagus dan cocok untuk di simpan dalam jangka waktu beberapa bulan kedepan.




Dilihat dari Fundamentalnya memang saham ini sangat bagus. Dan layak untuk di Tradingkan dalam jangka waktu menengah. Namun kita wajib bersabar dengan saham ini . Karena masih sepi dari pembeli dan dilirik oleh investor asing. Maka dari itu berhubung harga saham ini masih di bawah harga normal kami memberikan rating BUY dengan target kenaikan hingga Rp 200 /sharenya

Semoga Artikel ini bisa membantu kawan – kawan semua mengenai saham TIFA. Terima Kasih
jangan Lupa gabung ke forum publik kami juga atau channel kami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.