Sektor konstruksi masih sangat cerah dalam kurun waktu dekat ini . Setelah kami kemarin sudah melakukan analisa terhadap Emitmen BUMN PTPP Atau PT PP Persero Tbk . Kali ini kami akan melakukan analisis saham ASCT Atau bisa di sebut PT Acset Indonusa Tbk. Perusahaan kontraktor ini merupakan anak usaha dari PT United Tractor Indonesia Tbk. Sebelum kita bahas lebih lanjut mengenai saham ACST Ini adakalanya kita berkenalan terhadap siapa mereka sebenarnya .

United Tractor juga punya Perusahaan Konstruksi ?

Yah kemarin setelah saya jalan Рjalan di tol Jakarta РCikampek melihat pemandangan yang sudah tak asing bagi kita warga jakarta. Pembangunan LRT dan tol layang Jakarta РCikampek , salah satu kontraktornya adalah PT Acset Indonusa Tbk . Jalan yang panjang saya lalui dengan jalan merayap, Hingga tak sengaja berjumpa dengan sebuah stamp ACST Dan UNTR. Saya jadi penasaran dengan ACST siapa sih sebenarnya dia. Dilansir dari Official websitenya , ACST merupakan emitmen konstruksi yang berdiri pada tahun 1995 . ACST sendiri merupakan group dari Astra group dan United tractor Indonesia Tbk.  Fokus kerja PT Acset indonusa adalah pembuatan pondasi dan pembongkaran rumah. ACST Sendiri merupakan Anak usaha dari PT Astra Internasional Tbk melalui anak usahanya yaitu PT United Tractor Indonesia Tbk. jadi ACST merupakan anak perusahaan dari kedua perusahaan besar itu. PT Acset Indonusa sendiri memiliki beberapa anak usaha juga yang bergerak di bidang konstruksi dan bidang lainnya. Salah satunya Acset Indonusa (Vietnam) Co, Ltd, yang bergerak di bidang kontraktor juga dan Sacindo Machinery, PT sebagai penyedia penyewaan alat berat.

Lanjut ke daleman PT Acset Indonusa Tbk, ACST Sendiri dari data kepemilikan shareholder ada 7 Lapis pemegang saham ACST . Yaitu PT Karya Supra Perkasa 50.10% lalu PT Cross Plus Indonesia 12.27 % lalu PT Loka Cipta Kreasi 5,83% lalu Hsbc-fund Services, Bob (cayman) Ltd As Tr Of Value Partners High-dividend Stocks Fund 5,92% lalu sisanya adalah masyarakat dan Mr Hilarus  Arwandi. Dilihat dari komposisi pemegang saham . Ini memang sangat aneh sekali, ACST merupakan anak usaha dari Astra Internasional Tbk dan United Tractor Tbk . Namun Saya tidak terlalu menghiraukan terhadap komposisi kepemilikan saham.

Peluang Bisnis ACST Masih Meningkat ?

Setelah era jokowi apakah nanti masih akan gencar pembangunan di indonesia seperti sekarang ini?. Melihat dalam beberapa waktu ahir ini sektor konstruksi ini menjadi primadona untuk investasi oleh para analyst. Namun menurut saya geliat perkembangan konstruksi di indonesia mungkin hanya sesaat saja. Karena sedang ada pembangunan infrastructure besar – besaran di indonesia pada era pakde jokowi. Secara seperti PTPP, WIKA , WSKT, WSBP , BUKK, WTON Dll mungkin akan mendapatkan efek euforia di saham – sahamnya. Saya rasa apabila kita berinvestasi di sektor konstruksi tidak bisa untuk jangka panjang. Karena gelombang konstruksi tidak akan setiap waktu dekat ada.

Lalu bagaimana nasib kita yang menjadikan sektor konstruksi ini untuk jangka panjang ? . Menurut kami jangan juga terlalu panjang untuk menyimpan di saham sektor ini. Lalu apa hubungannya dengan ACST ?.
mengingat ACST merupakan perusahaan konstruksi swasta, maka saran saya investasikan uang kalian jangan lebih dari 1 tahun.
ACST Sendiri sebenarnya perusahaan multi nasional yang memiliki cabang di luar negeri.Ditambah Anak usaha yang banyak bisa membantu menambah pemasukan dari PT ACST ini . Jadi peluang ACST untuk meraih laba dalam perhelatan pembangunan di negeri ini masih besar peluangnya. Namun untuk investasi di saham ini menurut kami hanya bisa untuk di simpan selama 1 tahun saja.

Finansial Statemn Quarter yang ciamik

Dilansir dari beberapa sumber. Laba ACST dalam laporan keuangan tidak teraudit Q2 2018 tumbuh sebesar 14,48 % selama tahun ini . Setelah pada Q1 2018 ACST juga mendapatkan kenaikan laba. Saya rasa saham ini cocok untuk di simpan dalam jangka waktu satu tahun kedepan. Berikut adalah hasil analisa kami.

Dilihat dari analyst Finansial di atas kalau PBVnya ACST masih bisa terhitung murah dan ROENya berada di atas 5%. Ini sudah cukup bagi saya untuk memasukan ACST dalam sektor saham yang saya watchlist. untuk Value investing kalian bisa mendekat di channel kami untuk info timing yang pas untuk membeli saham ini .

Terima kasih sudah mampir untuk membaca artikel sederhana ini . Silahkan Ikuti kami di telegram ya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.