Beberapa hari ini dunia persahaman sedang gempar kenapa saham Group MNC serempak naik bersama. Dari saham MNCN , KPIG , IPTV , dan BHIT serempak menghijau di minggu ini . Saham MNC Vision mengalami pergerakan yang sangat signifikan setelah IPO .

MNC Vision dengan kode IPTV mengalami gejolak dimana harga saham sempat menyentuh Rp 640 Per lembarnya . Dimana harga IPO saham ini berkisaran di 240 per lembarnya. Jika di kalkulasi apabilakita memiliki di harga IPO 240 maka keuntungan di saham ini sudah cukup besar. Dimana keuntungan di saham ini berkisar 166,67% .

Apa penyebab dari beberapa saham MNC ini naik dan mayoritas sahamnya di transaksikan oleh Broker bersandi EP Dimana Broker tersebut merupakan Keluarga MNC Corporation.

A. MNC Vision Networks Tbk

Baru menit melantai Di Bursa saham perusahaan ini terbilang unik. Pada debut IPO pertama dimana seingat kami bahwa perusahaan ini berbarengan dengan. Saham BLUEPRINT dimana harga saham BLUE ini menjulang kelangit setelah IPO perdana.

Dilansir dari Prospektus perusahaan dan Official website perusahaan . MVN atau MNC Vision Network Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang Penyiaran TV Berbayar. Selain itu MVIN juga bergerak di lini bisnis Konten Digital .

Dalam keterbukaan Informasi , MNC Vision akan melakukan akuisisi K-Vision sebagai perlebaran Sayap di bisnis TV Berbayar . Selain itu Dari IPTV melakukan kerja sama dengan pihak ICON+ yang merupakan Anak usaha dari PLN Persero.

Dilihat – Lihat dari beberapa berita dan keterbukaan informasi belum ada informasi yang bisa dijadikan sebagai katalis positif untuk pergerakan saham ini . Memang walaupun perseroan mendapatkan laba sebesar 22 M . Belum bisa menjadi pendorong untuk penguat bebrapa hari ini .

Dalam era milenial ini ada kemungkinan besar kawula muda lebih senang mengakses konten – konten digital . Hadirnya Vidio.com , Youtube , UseeTv, Metube dan Mola Tv Menjadi pesaing ketat . Karena dengan keadaan masyarakat yang cenderung tidak puas terhadap 1 program akan menjadi tantangan untuk MNC Vision ini .

Lalu Apa faktor penggerak saham ini bisa terbang sedemikian rupa sampai menyentuh nilai 640 ?. Ketika kami melihat dari sudut Bandarmology . Ada 1 nasabah MNC Sekuritas yang memiliki kapasitas dana besar melakukan Akumulasi IPTV Sejak harga saham berada di 238 kebawah. Kami melihat Bahwa Saham IPTV di akumulasi sejak 02 Agustus 2019 sampai 27 Agustus 2019. Dengan Rata – rata pembelian adalah 233/lembarnya.

tak sampai hanya di Regular market , Kami melakukan analisa lebih lanjut , dalam periode 1 bulan ini ada transaksi Bawah tangan Sebanyak 281,244 Lot dengan total 6,1 B. menurut perhitungan kami ini sahamIPTV  memang murni ada yang menggerakan . Untuk lebih detail kami memang sengaja untuk tidak membahasa saham ini.

Namun apabila produk MNC Now & Layanan Tv berbayar yang di gadang – gadang bisa menjadi lini cuan perseroan.Perusahaan pastinya masih terus berkembang dengan baik.

B. MNCN Direkomendasikan TP di 2000

Dan satu lagi saham Milik Harry Tanoe yaitu MNCN Atau Media Nusantara CItra Tbk. Pemilik stasiun tv MNC Tv , Inews Tv , RCTI Dan GTv ini menjadi buah bibir di berbagai forum – forum saham . Bahkan para analyst Sekuritas merekomendasikan saham MNCN untuk Taking profit di Rp 2000/Lembarnya.

Mendapatkan hak siar untuk ajang bergengsi Euro 2020 menjadikan saham ini dinilai akan mendulang banyak iklan di ajang bergengsi tersebut . Selain itu menjadi group yang merajai Free Air TV dimana mereka memiliki lebih dari 2 Stasiun TV yang memang melekat di hati masyarakat .

Selain itu MNC mengembangkan Aplikasi RCTI+ sebagai Layanan video On Demmand atau streaming untuk mempermudah penontonnya untuk menyaksikan tayangan yang mereka tinggalkan . Jika di bandingkan dengan EMTEK Group INDOSIAR dan SCTV ( SCMA ) memang peluang bisnis perusahaan ini lebih bersinar ketimbang dari kedua pesaingnya . Apalagi VIVA group yang di isi oleh TVOne & ANTV.

Potensi iklan Yang menjadi pendapatan perusahaan media ini akan menjadi pendorong kenaikan saham perusahaan ini . Namun kemungkinan besar persaingan ketat akan dijalani oleh MNC Group dengan pesaing yang lain akan menjadi tantangan untuk mereka berkembang.

Besar kemungkinan saham MNC Group ini akan terbang ketika ajang bergengsi tersebut telah terselenggara . Melihat kebanyakan masyarakat indonesia adalah pecinta Sepak Bola jadi pastinya selain Iklan MNC Akan kebanjiran pecinta bola untuk menyaksikan klub jagoan mereka bertanding di laga itu.

C. Antara KPIG , BHIT Dan BMTR siapa Penerus IPTV ?

Perdagangan saham minggu ini telah berlalu , Dimana ada saham MNC Group yang masuk kedalam radar UMA Bursa Efek Indonesia . Saham tersebut adalah IPTV ( PT MNC Vision Networks Tbk ) . Saham ini menjadi Buah bibir karena dalam beberapa hari bisa menghasilkan Profit sebesar 100% Lebih.

Apakah saham – saham yang tergabung kedalam group MNC akan ada yang menyusul untuk menghasilkan profit ratusan persen ? . Menurut penilaian kami MNCN berpeluang besar akan mengalami peningkatan yang signifikan jika ada hal menarik yang menjadikan investor untuk membeli saham tersebut .

Namun Melihat masih jauhnya ajang EURO 2020, dimanma masih berada di dalam fase penyisihan. Pasti Euforia dalam ajang tersebut masih kurang begitu terasa saat ini  . Apalagi kemarin Sedang berlangsung Penyisihan Piala Dunia 2022 . Namun lambat laun pasti akan mempengaruhi saham MNCN tersebut.

Melihat grafik pergerakan saham KPIG , kami beranggapan bahwa . Pergerakan saham yang kurang begitu bagus . Kami mencoret saham ini dari daftar penerus IPTV dalam jajaran Group MNC Group. karena kurang bagusnya pergerakan saham ini .

Lantas ada BHIT dimana saham ini juga kurang begitu berarti pergerakannya . Namun kami melihat ada secerca harapan di saham ini untuk menjulang seperti IPTV. Akumulasi sudah di lakukan sejak Bulan kemerdekaan kemarin . Ada kemungkinan besar BHIT menjadi tambang cuan untuk trader saham di indonesia.

Namun kami tidak mau berspekulasi lebih dalam lagi mengenai siapa yang akan meneruskan IPTV. Melihat pergerakan beberapa saham ini yang memang menjadi buah bibir . Kami hanya ingin melakukan riset apakah benar bahwa perusahaan terkait memiliki peluang yang cerah atau tidak .

jika berpegang terhadap Fundamental yang di ambil berdasarkan Tahun atau Kuartal lampau. Kami rasa kurang begitu berarti , maka dari itu dalam penalaran Fundamental diperhitungkan juga bagaimana potensi akan bisnis perusahaan tersebut. Karena dengan adanya potensi bisnis yang ciamik akan berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan terkait.

Jika kalian tertarik ingin berinvestasi di perusahaan ini perhatikan terus perkembangan perusahaan ini . Semua isi di dalam artikel ini tidak ada hubungannya terhadap siapapun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.