Iklan
Home Blog Menjadi Investor ? Tidaklah Sulit, begini Caranya

Menjadi Investor ? Tidaklah Sulit, begini Caranya

0
33
Iklan

Menjadi seorang investor di pasar modal tidak lah sesulit kalian mengerjakan PR Matematika di rumah. Banyak orang yang menganggap jika kita berada di pasar modal sama saja kita sedang berjudi. Kenapa mereka selalu berfikiran seperti itu ? Dan menjadikan banyak masyarakat indonesia yang enggan untuk masuk ke bursa saham?.

Menurut kami jawabannya hanyalah satu, Yaitu kurangnya edukasi kepada masyarakat indonesia mengenai investasi di pasar modal indonesia. yupss namun sekarang pihak bursa efek Indonesia sudah mulai melakukan edukasi terhadap masyarakat indonesia dengan membentuk Sekolah pasar modal . Lalu untuk kalian yang ingin berinvestasi di dunia pasar modal bagaimana caranya ? sulit tidak ?

Nah kedua pertanyaan di atas merupakan pertanyaan umum yang banyak di tanyakan orang kepada saya sebagai praktisi di pasar modal. Sebenarnya menurut saya , untuk menjadi seorang investor di dunia saham tidak sesulit ketika kalian mengerjakan PR matematika.

Banyak kisah sukses orang – orang yang sudah terjun terlebih dahulu di dunia saham . Seperti LKH atau Lo Kheng Hong dia mendapatkan gain atau keuntungan dalam berinvestasi saham di bursa saham indonesia. Lalu setelah membaca berita mengenai kesuksesan LKH tersebut, banyak yang ingin berinvestasi di bursa saham indonesia.




Yang terpenting sebelum kalian memulai investasi adalah , “Berapa banyak Kerugian yang kalian bisa tanggung ?” . Karena jika kalian belum bisa menanggung rugi , kalian belum siap memasuki bursa saham. Kenapa kami memasukan poin ini di awal ?. Yupp banyak sekali para trader & investor yang ingin kaya dalam sekejap dengan melakukan jual beli saham di bursa. Pemikiran – pemikiran seperti itu sekiranya harus & wajib di buang jauh – jauh , Karena mindset seperti itu lah yang bisa membuat anda gagal berinvestasi . Lho Kenapa ?? bukannya di bursa memang bisa buat kita kaya ?? . its true , itu benar tapi jika kalian berfikiran ingin cepat kaya misalnya ” rekomendasi hari ini kalian bisa beli saham HEXA di harga sekian & jual di harga Sekian ” dan masih banyak lagi . Lalu kalian ikut membeli dengan harapan bisa mendapat keuntungan yang besar sesuai dengan imajinasi kalian.

Tapi ketika kalian melakukan action buy, namun seiring waktu berjalan harga saham – saham yang kalian beli malah harganya turun terus & alhasil kalian harus Cut loss . Nah ini bisanya yang banyak menjadikan orang menganggap berjudi dikarenakan kita merugi di bursa saham.

Nah jika point terpenting kalian sudah siap untuk menanggung kerugian , Maka kalian bisa menuju tahap selanjutnya . Yaitu silahkan lakukan pembukaan rekening saham . Rekening saham ini nanti akan berguna untuk kalian bertransaksi di Bursa saham indonesia dan akan terhubung langsung dengan KSEI , KPEI dan penjamin efek lainnya.

Untuk pembukaan rekening saham, kalian bisa memilih sekuritas yang sudah terdaftar menjadi anggota bursa. Contohnya : PT Mirae Assets Sekuritas , PT MNC Sekuritas , PT RHB Sekuritas , PT Philips Sekuritas, PT Indopremier Skuritas dan masih banyak lagi. Namun jika kalian ingin melakukan pembukaan rekening melalui teman saham bisa melalui menu Lain – Lain –> Buka Akun

Nah setelah kalian mengisi semua form yang di butuhkan saat melakukan pembukaan rekening saham. Pak dalam amplop yang berwarna coklat dan kirim menuju kantor pusat atau kantor cabang sekuritas yang anda pilih. Sembari menunggu akun anda jadi & Sub rekening efek anda jadi, kalian bisa memulai untuk belajar Analisa Fundamental pada saham. Why saya harus start dari fundamental saham ?. Kenapa ega langsung beli aja ga usah pake analisa ini itu segala .

Analisa fundamental merupakan analisa paling mendasar sebelum anda menentukan untuk membeli saham – saham tersebut. Yups simpelnya begini , Jika kalian action buy tapi kalian ga tau saham yang kalian beli itu dalam keadaan sehat atau malah dalam keadaan tidak sehat . Endingnya kalian merugi dan menyalahkan bursa , ” BEI kenapa mengizinkan emitmen yang jelek seperti ini untuk melantai di bursa ?” . Nah lo kalau sudah seperti ini mau gimana ? , yang salah kalian atau BEInya ? . Jika kalian membaca di BEI Official website pasti sudah di berikan point – point apa keuntungan saat kita investasi saham. Nah jika kalian belum membaca point – point tersebut akan kami tuliskan di bawah.

Keuntungan Saham

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham

  1. Dividen

    Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, maka pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode dimana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen.




    Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai – artinya kepada setiap pemegang saham diberikan dividen berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham – atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

  2. Capital Gain

    Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham ABC dengan harga per saham Rp 3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp 3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp 500 untuk setiap saham yang dijualnya.

Risiko Saham

Sebagai instrument investasi, saham memiliki risiko, antara lain:

  1. Capital Loss

    Merupakan kebalikan dari Capital Gain, yaitu suatu kondisi dimana investor menjual saham lebih rendah dari harga beli. Misalnya saham PT. XYZ yang di beli dengan harga Rp 2.000,- per saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 1.400,- per saham. Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, investor menjual pada harga Rp 1.400,- tersebut sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 600,- per saham.

  2. Risiko Likuidasi

    Perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut. Kondisi ini merupakan risiko yang terberat dari pemegang saham. Untuk itu seorang pemegang saham dituntut untuk secara terus menerus mengikuti perkembangan perusahaan.

    Di pasar sekunder atau dalam aktivitas perdagangan saham sehari-hari, harga-harga saham mengalami fluktuasi baik berupa kenaikan maupun penurunan. Pembentukan harga saham terjadi karena adanya permintaan dan penawaran atas saham tersebut. Dengan kata lain harga saham terbentuk oleh supply dan demand atas saham tersebut. Supply dan demand tersebut terjadi karena adanya banyak faktor, baik yang sifatnya spesifik atas saham tersebut (kinerja perusahaan dan industri dimana perusahaan tersebut bergerak) maupun faktor yang sifatnya makro seperti tingkat suku bunga, inflasi, nilai tukar dan faktor-faktor non ekonomi seperti kondisi sosial dan politik, dan faktor lainnya.

Nah Apakah kalian sudah membacanya ?, Jika kalian sudah membaca pasti anda akan bertanya – tanya “Lho Kok sampe ada kerugian likuiditas ? katanya investasi saham itu aman ?”. Nah disitulah action analisa fundamental digunakan . Untuk menghindarkan anda dari saham – saham yang likuiditasnya jelek atau di bursa di kenal dengan istilah saham gorengan.

Jadi menjadi investor itu sebenarnya gampang , tidak perlu modal besar cukup dengan Rp 100.000 kalian sudah bisa memiliki perusahaan yang tercatat dan berhak mendapatkan deviden ( pembagian keuntungan ) ketika mereka membagikan deviden. Yang terpenting mulai dengan niat dan jangan terpanah oleh rayuan – rayuan beli di bursa.

Dari kami cukup sekian, untuk kalian yang ingin gabung dengan channel telegram kami atau group publik kami silahkan klik di masing” link tersebut ya .

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Maaf Conten di Lindungi UU